Marriage is Scary? About Prespective as a Women
In my 20s era, sebagai seseorang perempuan yang tumbuh dan hidup di Indonesia, apalagi selalu dibarengi dengan stigma-stigma itu, pikiran-pikiran jelek yang terus menghantui. Berita selingkuh dimana-mana, kekerasan dalam rumah tangga (kdrt), tidak diberikannya hak sebagai istri dan lain sebagainya. Tentunya mendengar kata "menikah" saja membuat banyak sekali pertanyaan-pertanyaan 'what if?' yang muncul di kepala. What if romance dies between us? What if i'm not enough for my husband no matter how much love i pour into us? What if i'm not enough for my husband no matter what im trying? What if one day we wake up as a stranger? What if he no longer sees me as the person he once loved? What if I married the wrong person? Menurutku ketakutan-ketakutan diatas wajar aja dialami sebagai seorang perempuan yang nantinya juga akan menikah dan berumah tangga. Mendengar banyak berita yang seliweran betapa "meruginya" wanita setelah menikah dan berumah tangga. Ap...